majalahpos.com – Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) akibat buntut dari kenaikan harga BBM bersubsidi yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Dana bantuan sosial tersebut terbagi ke dalam tiga program, yaitu bantuan langsung tunai (BLT), bantuan subsidi upah ( BSU ) dan dana bantuan yang disalurkan melalui pemerintah daerah (pemda).

Adapun, pemerintah menargetkan 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan BLT, masing-masing sebesar Rp600 ribu .

Sedangkan, untuk penyaluran BSU , pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mendata 5,09 juta calon penerima subsidi upah tersebut.

Nantinya, para pekerja tersebut juga akan menerima subsidi upah sebesar Rp600 ribu sebagai bentuk bantuan terhadap kenaikan harga BBM.

Adapun, Pemerintah mewajibkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh para pekerja calon penerima BSU 2022, sebagaimana berikut ini;

1. Merupakan warga kewarganegaraan Indonesia (WNI) yang memiliki upah maksimal Rp3,5 juta

2. Peserta yang terdaftar aktif pada BPJS Ketenagakerjaan sejak Juli 2022.

3. Bantuan subsidi upah tidak diberlakukan untuk PNS, Polri dan TNI

4. Tidak diperbolehkan juga untuk pekerja buruh yang telah mendapatkan bantuan lain, seperti Kartu Prakerja, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BLUM), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Lantas, bagaimana cara mengecek status penerimaan BSU ? Berikut langkah mudahnya yang telah dirangkum oleh Pikiran-Rakyat.com.

1. Buka laman https://kemnaker.go.id/

2. Jika belum memiliki akun, maka tekan kolom “Daftar”

3. Selanjutnya, lengkapi data dan isi kolom yang tertera

4. Jika telah memiliki akun, maka bisa langsung masuk atau login ke dalam akun tersebut

5. Isi profil dan data diri

6. Cek notifikasi pemberitahuan, apakah berhak menerima BSU atau tidak

Jika telah mendapatkan notifikasi status calon penerima BSU , maka selanjutnya akan terdapat notifikasi yang berisikan penetapan penerima BSU atau subsidi upah sebesar Rp600 ribu .

Setelah ditetapkan sebagai penerima BSU , maka subsidi upah senilai Rp600 ribu akan segera disalurkan ke rekening penerima melalui sejumlah bank himbara.

Sebagai informasi, bantuan subsidi upah tahap pertama mulai disalurkan pada hari ini, Senin, 12 September 2022 dengan menyasar 4,36 juta pekerja. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi.

“Insyaallah dana BSU Rp600 ribu bisa diambil secara bertahap mulai Senin depan sesuai operasional Bank Himbara. Saya mengingatkan bahwa tahap pertama ini untuk penerima BSU yang sudah memiliki rekening Bank Himbara,” katanya, Senin, 12 September 2022.

“Dana tersebut diteruskan kepada Bank Himbara selaku bank penyalur melalui KPPN untuk selanjutnya disalurkan kepada para penerima BSU tahap pertama,” ujarnya, melanjutkan.***