Airlangga Hartarto Bawa Kabar Baik soal Covid-19 di Indonesia, Ini Buktinya - GenPI.co
Airlangga Hartarto bawa kabar baik soal covid-19 di Indonesia. Foto: Dok Kemenko

GenPI.co – Indonesia diklaim sebagai negara yang berhasil mengatasi krisis karena covid-19 dengan vaksinasi tingkat tinggi.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

“Indonesia telah diakui sebagai salah satu dari 5 negara teratas di dunia dengan tingkat vaksinasi tertinggi. Kami juga telah memberikan vaksinasi lebih dari 430 juta dosis vaksin covid-19,” ujar Menko Airlangga Hartarto.

BACA JUGA:  Forum Ustaz dan Santri Purwakarta Dukung Airlangga Hartarto Capres 2024

Pemerintah melalui Komite PC-PEN juga merancang dan mengimplementasikan kebijakan “rem dan gas” untuk tetap menyeimbangkan kehidupan seluruh masyarakat.

Kebijakan tersebut berhasil dengan adanya penurunan kasus covid-19 secara signifikan dan kondisi perekonomian yang sempat terkontraksi, kemudian bangkit, dan mencatat pertumbuhan yang impresif.

“Untuk memberi pemerintah ruang kebijakan manuver yang jauh lebih besar dalam menavigasi kesehatan dan tantangan ekonomi, kami mengintegrasikan kesehatan dan kebijakan ekonomi di bawah satu koordinasi Komite Panitia Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (PC-PEN) pada Juli 2020,” jelas dia.

BACA JUGA:  Pesona Anies Baswedan Bisa Jadi Ancaman Airlangga Hartarto di Pilpres 2024

Pemerintah kemudian melakukan reformasi struktural domestik melalui salah satunya reformasi ekonomi berupa Omnibus Law atau yang sekarang lebih dikenal sebagai UU Cipta Kerja.

Upaya reformasi tersebut kemudian mendorong dan memperngaruhi lebih dari 70 undang-undang pada 11 klaster ekonomi, diantaranya terkait pengaturan tenaga kerja, proses perizinan, dan proses persetujuan investasi.

Meski saat ini dunia tengah dihadapkan pada krisis pangan, energi, dan keuangan, keberhasilan Indonesia dalam menangani pandemi serta pemulihan ekonomi juga telah mendapatkan pengakuan dunia internasional.

“Untuk merespons krisis global, Sekretariat Jenderal PBB telah meminta Presiden Indonesia bersama dengan 5 kepala negara dan pemerintahan lainnya untuk tergabung dalam The Champions Group of Global Crisis of Response Group (GCRG),” ungkapnya.(Ant)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.