majalahpos.com – Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 02.00 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan bus pariwisata dengan pikap serta tiga kendaraan lainnya.

Akibatnya, empat orang dilaporkan meninggal dunia.

Dugaan sementara kecelakaan maut itu dikarenakan bus mengalami rem blong, dilansir Tribun Jogja .

“Jejak rem tidak ada, dugaan sementara rem blong dan sopir mengantuk,” kata Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, Sabtu.

Kronologi Kejadian

Insiden tersebut bermula saat bus pariwisata dengan nomor polisi N 7944 US melaju dari arah Temanggung menuju Wonosobo .

Bus yang mengangkut 37 orang itu melakukan perjalanan dari Probolinggo, Jawa Timur hendak berlibur ke Dieng.

Saat mendekati lokasi kejadian dengan kontur jalan lurus menurun, rem bus diduga tidak berfungsi sehingga kendaraan tidak bisa dikendalikan.

Bus lalu membentur pikap yang melaju searah di depannya.

Setelah berbenturan, kedua kendaraan itu tetap melaju dan menabrak mobil Innova, Grand Livina, dan pikap lain di depannya.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan itu baru berhenti setelah menabrak tugu.

Kondisi Jalan

Melansir Tribun Jogja , jalan yang menjadi lokasi kejadian memang rawan kecelakaan.

Apalagi bagi sopir-sopir yang belum menguasai medan jalan di daerah tersebut.

Pasalnya, kondisi jalan terus menurun.

Dari siaran langsung Kompas TV, kondisi jalan di lokasi kejadian menurun dan rawan untuk kendaraan berat.

Jalan turunan itu cukup panjang dan berakhir di Kecamatan Kretek, lokasi kecelakaan maut .

Sebenarnya pada jalan turunan panjang itu sudah ada jalur penyelamat jika ada kendaraan mengalami rem blong.

Namun, umumnya, kendaraan berat itu mengalami kecelakaan setelah lokasi jalur penyelamat.

Identitas Korban Tewas

Dilansir Tribunnews.com , berikut identitas keenam korban tewas akibat kecelakaan tersebut:

1. Pengemudi Mitsubishi L300, Supono (data belum lengkap), mengalami luka terbuka di RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Wonosobo .

2. Nur Suwarto (data belum lengkap), mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.

3. Ponijan (data belum lengkap), mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.

4. Andi Bahtiyar (20) warga Kelurahan Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Wonosobo , mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.

5. Yuliyani (33) warga Kelurahan Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Wonosobo , mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.

6. Dita (data belum lengkap), mengalami luka terbuka kepala di RS PKU Muhammadiyah.

Sementara dua korban lainnya yang mengalami luka-luka:

1. Penumpang Mitsubishi L300 Pikap AA 8948 YF, Muhammad Ainun Zaki, mengalami lecet pada kaki kanan, memar kepala, sadar dirawat di RS PKU Muhammadiyah.

2. Penumpang bus pariwisata N 7944 US, Galih Setiawan (36) warga Kelurahan Mayangan, Kecamatan Jati, Kota Probolinggo, luka terbuka kepala, dirawat di RS PKU Muhammadiyah.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJogja.com/Ahmad Syarifudin/Iwan Al Khasni)

Kecelakaan Maut Tol Batang-Semarang Libatkan Truk dan Minibus, Tewaskan 7 Orang, 6 Luka-luka

Kecelakaan Maut Tol Batang-Semarang Libatkan Truk dan Minibus, Tewaskan 7 Orang, 6 Luka-luka

Kecelakaan Maut Truk Kontainer di Bekasi Tewaskan 11 Orang, 20 Orang Luka-luka

Pilunya Kakek Korban Kecelakaan Maut Bekasi, Temukan Sang Cucu di Kolong Saat Bangkai Truk Digeser

Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Menangis, Sebut Sempat Minum Obat Asam Urat Sebelum Kejadian

Pengakuan Sopir Truk Kecelakaan Maut Bekasi, Ketahuan Bohong soal Rem Blong, Polisi Ungkap Fakta

Bharada E Trauma, Penyebab Kecelakaan Maut di Bekasi, Farel Prayoga Sekolah Naik Jet

Bripka RR Akui Diberi Uang ‘Terima Kasih’ Ferdy Sambo, Bukan Upah Pembunuhan tapi karena Jaga PC?

Ferdy Sambo Disebut Ambil Lagi Uang ‘Terima Kasih’ yang Diberikan ke Bripka RR, Jumlah Masih Misteri

Data Pribadi Johnny G Plate Bocor, Kapal Tabrakan dengan Paus, Jeje Slebew Takut Dikira Pansos

Seusai Retas Data-data Penting Pemerintah Indonesia, Bjorka Kini Beberkan Identitas Pembunuh Munir

Presiden Jokowi Minta Dirjen Imigrasi Diganti seusai Banyak Keluhan soal Kitas dan Visa: Saya Malu

Bharada E Sebut Ferdy Sambo Jadi Penembak Terakhir Brigadir J saat Tes Lie Detector & Terbukti Jujur