majalahpos.com – Dalam pidato pertamanya sebagai Raja, Pangeran Charles III mempercayai istrinya, Camilla Parker Bowles dapat menjalankan peran baru sebagai permaisuri. Charles mengaku mengandalkan istrinya menjalani peran baru ini.

Alih-alih menyandang ratu, Camilla malah menyandang permaisuri. Ternyata, hal ini disebabkan oleh kisah cinta terlarang antara Pangeran Charles dan Camilla. Keduanya diterpa skandal perselingkuhan saat Pangeran Charles berstatus sebagai suami Putri Diana. Dan Camilla masih berstatus istri Andrew Parker Bowles.

Hubungan mereka berawal pada tahun 1972, dimana Camilla bertemu Charles yang saat itu bergelar Pangeran Wales. Mereka bertemu di lapangan polo di Windsor Great Park. Namun saat Pangeran Charles kembali dari tugasnya di Royal Navy, Camilla sudah bertunangan dengan orang lain,

Camilla menikah dengan perwira kavaleri Andrew Parker Bowles pada tahun 1973; mereka memiliki dua anak, Thomas dan Laura. Camilla juga disebut membantu Charles mendapatkan istri yang cocok, yakni Putri Diana Spencer, yang dinikahi Pangeran pada 1981 dan dianugerahi dua putra, Pangeran William dan Harry.

Namun, Charles dan Camilla masih menyimpan rasa yang sama, sehingga keduanya kemudian secara diam diam memulai hubungan romantis yang berlanjut selama lebih dari 25 tahun, meskipun masing-masing terlebih dahulu menghabiskan sebagian besar waktu itu untuk menikah dengan orang lain.

Menurut biografi resmi Pangeran Charles, dia memulai perselingkuhannya dengan Camilla pada 1986. Putri Diana pun mendatangi Camilla di sebuah pesta pada 1989 dan mengatakan bahwa dia mengetahui hubungan terlarang mereka. Charles dan Diana akhirnya bercerai pada 1992, meskipun baru disahkan pada 1996.

Hubungan Charles dan Camilla menjadi rahasia umum pada 1992 saat terbitnya buku Diana: Her True Story yang diikuti dengan skandal Camillagate pada 1993, saat pembicaraan phone sex Camilla dan Charles disadap dan didengar oleh Diana saat mantan suaminya sedang berada di dalam kamar mandi hingga diangkat ke tabloid.

Buku dan rekaman teleponnya menjadikan nama baik Charles jatuh. Kemudian, pada 1994, Charles akhirnya angkat bicara dalam sebuah acara wawancara televisi bahwa Camilla adalah teman baik dan teman lamanya.

Selanjutnya pada 1995, Camilla dan Andrew bercerai. Pasca cerainya Camilla dan Andrew, Charles menyatakan bahwa hubungannya dengan Camilla ‘tidak dapat ditawar’. Setahun setelahnya, setelah lama berpisah, Charles dan Diana juga mengumumkan perceraian mereka.

Pada 1999, Camilla dan Charles sempat menghebohkan publik dengan tampil di muka umum bersama-sama di Hotel Ritz, London, saat mereka menghadiri acara ulang tahun.

Meskipun keduanya akhirnya bercerai dari pasangan masing-masing, Charles dan Camilla harus berjuang untuk mendapatkan restu dari Ratu Elizabeth II hingga menikah.

Popularitas Putri Diana yang luar biasa yang diiringi duka publik atas kematiannya pada tahun 1997 karena kecelakaan mobil, membuat tugas itu sulit, seperti halnya Camilla yang dicap ‘wanita tua’ dan gaya pribadinya yang kurang dari bangsawan.

Bertahun-tahun setelahnya, hubungan Camilla dan Charles telah mendapat penerimaan dari masyarakat umum. Pada 9 April 2005, mereka menikah dalam upacara sipil di Windsor. Sejak itu, pasangan itu menjadi lebih go publik, dan Camilla terlihat kerap membantu suaminya dalam memenuhi tugas kerajaannya.

Camilla telah menemani suaminya dalam banyak perjalanan, termasuk dalam kunjungan kerajaan ke Amerika Serikat pada tahun 2005. Ia juga mendukung upaya amal suaminya dan terlibat dalam pekerjaan sosialnya sendiri. Camilla adalah pelindung National Osteoporosis Society dan wali dari Wiltshire Bobby Van Trust.