majalahpos.com – Grup musik papan atas Tanah Air Slank menyuarakan dukungannya untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

Vokalis Slank, Kaka mengatakan walaupun PON baru dilaksanakan pada 2028, namun dirinya bersama seluruh personil Slank sangat mendukung kedua provinsi menjadi tuan rumah bersama PON 2028.

“Kami sangat mendukung NTB dan NTT menjadi tuan rumah PON. Semoga ini menjadi kebanggaan bagi NTB dan NTT,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Mataram, Jumat malam.

Kaka berharap kegiatan yang diselenggarakan sekali dalam empat tahun tersebut dapat dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, sehingga NTB sebagai tuan rumah bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan lancar. Terlebih lagi kegiatan tersebut melibatkan banyak atlet dari seluruh Tanah Air.

“Kami merasa bangga bisa dilibatkan dalam mengabarkan ada PON di NTB dan NTT. Dan kehadiran Slank di sini (Lombok, red) bisa menjadi corong untuk menyuarakan ada event besar pada 2028 dilaksanakan di NTB dan NTT,” ujarnya.

Grup musik yang digawangi Kaka, Bimbim, Ridho, Ivan dan Abdee ini hadir di Lombok untuk menggelar konser bertajuk “Metamorfes Road to PON XXII Nusa Tenggara – 2028. Konser sendiri digelar di Eks Bandara Selaparang di Kota Mataram pada Sabtu (10/9) malam.

Ketua KONI NTB, Mori Hanafi mengatakan kehadiran Slank di NTB dalam rangka menyemarakkan persiapan menjadi tuan rumah PON 2028. Meski NTB dan NTT belum diputuskan sebagai tuan rumah. Dirinya optimistis, dalam Musyawarah Olahraga Nasional yang digelar 13 September di KONI Pusat, NTB dan NTT ditetapkan sebagai tuan rumah PON 2028, karena kedua provinsi adalah calon tunggal.

“Meski PON masih enam tahun lagi. Tetapi dalam penyiapan baik infrastruktur dan atlet, waktu enam tahun itu tidak terlalu lama. Nah kehadiran Slank ini merupakan langkah awal KONI mempromosikan NTB-NTT menjadi tuan rumah PON,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran Slank bersama Amtenar (grup musik lokal) dalam konser bertajuk “Metamorfes Road to PON XXII Nusa Tenggara – 2028 menjadi berkah tersendiri untuk kedua provinsi.

“Kita berharap pada 13 September, NTB akan ditetapkan sebagai tuan rumah PON 2028 bersama NTT,” ujar Mori.

Mori pun bertekad menjadikan PON 2028 di NTB dan NTT menjadi olahraga bertaraf internasional, sehingga persiapannya pun tidak main-main dan harus jauh-jauh hari, sehingga membutuhkan keseriusan dari semua elemen. Langkah awalnya yakni pelaksanaan konser Metamorfes.

“Tentunya kita berharap pelaksanaan kegiatan besok atau Konser Metamorfes besok bisa sukses. Karena itu agar semua pihak dapat menginformasikan secara luas sehingga tujuan kita secara nasional memproklamasikan NTB dan NTT menjadi tuan rumah bisa tercapai,” katanya.