majalahpos.com – Warga Desa Bumihajo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah melakukan selamatan dan deklarasi mendukung sukses G20 di Borobudur.

“Atas nama rakyat Magelang, kami mendukung sukses G20,” kata Koordinator Deklarasi Abbet Nugroho, di Magelang, Sabtu.

Ia menyampaikan sebagai warga Borobudur, Kabupaten Magelang ingin ikut berpartisipasi aktif mendukung suksesnya kegiatan G20 dengan mengadakan doa bersama lintas agama.

Selain doa bersama, kegiatan yang berlangsung di Kampoeng Dolanan Nusantara Sodongan Bumiharjo tersebut, juga dilakukan pembacaan penyataan sikap bersama-sama ikut menyukseskan kegiatan G20 yang dilaksanakan di Borobudur.

Isi deklarasi antara lain seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas Borobudur selama perhelatan G20, karena ini menyangkut nama baik Indonesia.

Mendukung terciptanya suasana kondusif, aman, tertib, dan damai untuk sukses kegiatan G20 di Borobudur.

“Intinya adalah dalam deklarasi tersebut kami seluruh elemen masyarakat yang ada di Borobudur dan Magelang bersama-sama ingin menyukseskan kegiatan tersebut melalui bidang masing-masing,” katanya pula.

Camat Borobudur Subiyanto menyampaikan pada intinya kegiatan.ini dilakukan untuk mendoakan kegiatan G20 yang bersifat internasional yang dihadiri tingkat menteri kebudayaan.

Delegasi yang hadir ke Borobudur sekitar 30 negara.

“Kami berharap dengan doa bersama ini, apa yang menjadi harapan bangsa ini untuk terlaksana kegiatan pertemuan G20 berjalan lancar dan sukses serta berkah untuk semua,” katanya.

Menurut dia, dengan kedatangan mereka ke Borobudur secara tidak langsung akan menjadikan ajang promosi, ajang pengenalan Borobudur di mata mereka.

“Mereka berkunjung ke Borobudur dengan potensi keindahan alam, tentunya mereka tambah banyak yang akan ke sini,” katanya lagi.

Ia berharap mudah-mudahan yang datang ke sini tidak kapok, yang datang ke sini membawa nama baik selanjutnya akan datang ke sini lagi dengan membawa teman-temannya.

Dia juga berharap dari kegiatan ini dapatmenggeliatkan pariwisata Borobudur di mata dunia.